Negara kita merupakan salah satu negara yang rawan terjadi gempa bumi. Akibat guncangan gempa, banyak rumah dan bangunan yang hancur lebur. Untuk mengantisipasi hal tersebut, saat ini sudah banyak dikembangkan berbagai teknologi untuk pembangunan rumah tahan gempa. Salah satunya adalah rumah anti gempa dari kontainer bekas. Untuk kriteria rumah tinggal anti gempa, faktor kekuatan dan keamanan bangunan merupakan hal terpenting untuk diperhatikan, dan berikut ini adalah beberapa alasan mengapa rumah dari bahan kontainer bekas aman dan layak dijadikan sebagai hunian rumah tinggal, yang tahan terhadap guncangan gempa :

 

  • Rumah dari kontainer bekas dapat dibangun di lahan sempit
  • Kontainer memiliki struktur penompang yang dirancang kuat untuk memuat barang-barang berat atau berukuran besar
  • Bisa dikontruksikan untuk pemasangan bertumpuk/bisa dibangun rumah bertingkat
  • Rumah berbahan kontainer tahan terhadap gucangan gempa dan tidak retak apabila terkena gempa
  • Rumah kontainer berbahan anti bocor
  • Rumah kontainer anti dimakan rayap
  • Rumah dari kontainer kuat dan tahan lama, bahkan mampu bertahan hingga 50 tahun jika dirawat dengan baik.
  • Lebih hemat biaya perawatannya, cukup dicat ulang 5 tahun sekali saja
  • Rumah kontainer lebih praktis dan mudah dimodifikasi
  • Bisa menambah ruangan tanpa harus merobohkan bangunan, cukup dengan cara disambung, dipotong, dan ditambahi samping lalu di las.
  • Rumah dari kontainer mudah untuk dipindahkan
  • Membangun rumah dari kontainer bekas lebih hemat biaya bangun, karena harganya lebih terjangkau dibanding rumah tinggal konvensional lainnya.

 

Berikut beberapa contoh model rumah yang dibangun dari bahan kontainer bekas :

 

 

Pin It on Pinterest

Share This