Rumah merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan setiap orang, dan setiap orang pasti memiliki impian bisa memiliki rumah tinggal sendiri. Butuh biaya yang tidak sedikit untuk bisa membangun sebuah rumah tinggal yang nyaman dan layak ditempati, sebab itu, banyak orang yang merencanakan membangun rumah tinggal sejak lama. Membangun rumah membutuhkan perencanaan yang matang, mulai dari menentukan model rumah, kebutuhan tata ruang, dan juga hitungan biaya yang harus dibutuhkan. Nah besarnya biaya membangun ini yang biasanya menjadi pemikiran banyak orang, karena Anda harus memiliki budjet yang cukup untuk bisa membangun rumah hingga selesai. Buat Anda yang masih cari-cari informasi atau sedang menghitung berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun rumah, berikut kami berikan informasinya untuk Anda.

Biaya Bangun Rumah Permeter Persegi

Cara termudah dan cepat untuk menghitung biaya bangun rumah adalah dengan menggunakan rumus : Luas Bangunan x Harga Permeter Persegi. Cara hitung menggunakan rumus diatas dipakai untuk mengetahui kisaran biaya membangun rumah, karena untuk tahu biaya yang tepat dan pastinya harus menggunakan cara hitung berdasarkan Perhitungan Volume setiap pekerjaan dan Harga Satuan yang berlaku di wilayah Anda.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi besaran hitungan biaya bangun rumah jika dihitung berdasarkan Luas Bangunan Permeter Persegi, antara lain :

 

  • Jumlah Lantai Rumah

Bangunan rumah 1 lantai, 2 lantai atau 3 lantai pastinya memiliki struktur yang berbeda-beda yang jelas begitu juga dengan pondasi bangunannya, pasti berbeda juga. Untuk bangunan rumah tinggal 1 lantai pondasi bangunan yang digunakan cukup dengan batu kali, sloof atau balok-balok pengikat bagian dasar yang berdimensi kecil, namun untuk bangunan rumah 2 lantai atau 3 lantai tentu membutuhkan pondasi dan struktrur berbeda yang lebih besar.

 

  • Luas Bangunan

Luas bangunan adalah sebagai bagian utama yang menjadi dasar perhitungan menghitung biaya pembangunan rumah berdasarkan luas bangunan, tapi perlu di ingat perhitungan harga berdasarkan luas bangunan ini juga perlu melihat luas area yang termasuk harus di bangun seperti carport, dag atap bangunan, luas canopy beton yang di buat, dan area terbuka tetapi tetap harus dikerjakan.

Untuk area bangunan utama ( badan bangunan ) biasanya dihitung 100 % harga membangun rumah saat ini. Tapi untuk area carport, dag beton / dag atap, roof garden, canopy beton tetap harus di hitung walaupun harga per M2 nya 50% dari harga full membangun rumah per M2.

 

  • Pemilihan Material Bangunan

Jenis material bangunan yang Anda gunakan pastinya bakal mempengaruhi harga bangunan. Berdasarkan jenisnya, ada 3 jenis material, yaitu Material Sederhana, Material Menengah, dan Material Mewah atau Lux. Jenis material mana yang Anda pilih yang nantinya akan menentukan bangunan rumah Anda masuk kategori sederhana, menengah, mewah atau lux. Sudah pasti harga Permeter Perseginya juga berbeda.

 

  • Model Rancangan Rumah

Rancangan dari rumah yang akan dibangun, manjadi salah satu faktor yang turut mempengaruhi biaya bangun rumah permeter perseginya. Semakin rumit atau special, rancangan rumah yang akan Anda bangun, biaya membangunnyapun akan berbeda dari biasanya.

 

  • Lokasi Bangunan Rumah

Tempat atau lokasi proyek rumah yang akan dibangun ikut mempengaruhi besaran biaya bangun rumah berdasar luas bangunan, contohnya saja lokasi proyek yang sukar diakses atau dijangkau, seperti di gang sempit atau pegunungan. Pekerja bangunan pastinya akan kesulitan untuk membawa bahan-bahan material bangunan ke lokasi proyek dan itu bisa mempengaruhi harganya.

Termasuk lokasi daerah yang akan di bangun apakah berlokasi di lahan yang keras atau berlokasi di area bekas rawa misalnya yang perlu penanganan khusus perkerasan untuk pondasinya, seperti penggunaan tiang pancang atau borpile yang di cor setempat yang berarti akan menambah cost biaya pembangunan bertambah.

 

 

Biaya Bangun Rumah Permeter Terbaru 2019

Biaya bangun rumah permeter berikut ini dihitung berdasarkan ukuran bangunan rumah standar di wilayah Jakarta, dan yang dihitung badan bangunan saja, tidak termasuk pagar keliling.Hitungan ini juga tidak termasuk dengan hitungan Tiang Pancang (lokasi tanah bekas rawa,lokasi tanah kurang stabil).

Biaya Bangun Rumah 1 Lantai :

  • Model Minimalis, menggunakan material jenis standar menengah : Rp. 4,5 juta s/d 4,8 juta PerM2
  • Model Klasik, menggunakan material jenis standar menengah : Rp. 4,8 juta s/d 5 juta / M2
  • Model Klasik, menggunakan material jenis mewah/lux : Rp. 5 juta s/d 7 juta / M2

 Biaya Bangun Rumah 2 Lantai :

  • Model Minimalis, menggunakan material jenis standar menengah : Rp. 4,8 juta s/d Rp. 5,5 juta/M2
  • Model Klasik, menggunakan material jenis standar menengah : Rp. 5,2 juta s/d Rp. 6 juta/M2
  • Model Klasik, menggunakan material jenis mewah/lux : Rp. 6 juta s/d Rp. 8 juta/M2

Contohnya:

Bangunan rumah 2 lantai yang berlokasi di Jakarta Utara di daerah Kelapa Gading, dengan luas bangunan yang dimiliki 200M2, dan model rumah yang diinginkan adalah model rumah minimalis dengan jenis material standar :

 

  • Luas Bangunan Utama 200 M2 x Rp. 5.000.000,-                                                    = Rp. 1.000.000.000,-
  • Luas Carport dan atap dag beton dan canopy beton  40 M2  x  Rp 2.500.000   = Rp 100.000.000,-
  • Tiang Pancang / Borpile dengan kedalaman 8 Meter 20 titik                                = Rp 47.000.000
  • Pagar Depan panjang 9 meter  Termasuk pagar besi utama                                = Rp  18.000.000

Biaya total = Rp 1.165.000.000,-           

Informasi diatas merupakan cara untuk mengetahui biaya bangun rumah berdasarkan perhitungan cepat atau luas bangunan, namun untuk lebih tepatnya lagi, hitungan biaya sebaiknya berdasarkan dari hitungan RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang akan mengitung biaya bangun rumah berdasarkan Volume pekerjaan, juga harga terbaru material dan tenaga kerjanya. Hitungan RAB ini nanti bisa Anda minta buatkan oleh Jasa Kontaktor Rumah yang Anda gunakan nanti.

 

Semoga bermanfaat.

Pin It on Pinterest

Share This